Selasa, 14 Mei 2013 - 14:41:38 WIB
5 Jurus Jitu Menaklukkan Calon Pelanggan
Diposting oleh : admin smkpgri37
Kategori: ARTIKEL - Dibaca: 65462 kali

Ada ribuan bahkan jutaan judul buku yang mengupas tentang merketing mulai dari buku setebal kuping saya sampai buku yang setebal daki anda(he367985 kali). Tapi semuanya mengarah kepada satu muara yaitu OMSET. Bagaimana caranya atau dengan tehnik apa seeorang penjual (sales) bisa meningkatkan OMSET kalau perlu peningkatan digitnya sampai tidak bisa terhitung jika cuma memakai tekhnologi lawas buatan kakeknya kakek saya yang bernama kalbulator. eh…kalkulator.

Baiklah para pembaca pengejar Omset sekian digit yang budiman! ada banyak cara tentunya untuk mendapat Omset yang wah itu. Bisa dengan merekrut sales sebanyak-banyaknya (tentunya dengan asumsi biaya gaji membengkak sebesar bisul), bisa dengan promosi/iklan yang gencar, bisa dengan cara mengelabui pelanggan dengan discount 70+10 dan lain-lain bin sebagainya. Namun di sini, saya akan mengupas bagaimana cara seorang salesman dan salesgirl bisa menjual apa saja(kecuali harga diri)  langsung kepada calon pelanggan secara face to face yang saya beri judul 5 jurus jitu menaklukkan calon pelanggan.

Pertama, pendahuluan

heheheee, kayak kerangka karangan nih, maksudnya sebelum menjual sesuatu kepada calon pelanggan, seorang salesmen/salesgirl juga harus ada pendahuluan. Apaan tuh? kalau saya jelaskan satu-satu, sampai tahun 2012 pun tidak akan selesai. Makanya saya bagi saja menjadi beberapa bagian dan silahkan anda terjemahkan sendiri metode/cara maupun prakteknya.

- buatlah janjian dengan calon pelanggan (khusus untuk menjual produk yang harganya diatas uang yang kira-kira ada didalam dompet calon pelanggan). sedikit tahu tentang pribadi calon pelanggan seperti hobby, asal-usul, hari Ulang tahun, nama suami/istri/anak akan sangat membantu. Ini sebagai senjata untuk membuat suasana cair ketika bertemu dengan mereka.

-kontak mata: jaga kontak mata anda dengan calon pelanggan sampai mereka tertunduk (hipnotis marketing) Jangan sekali-kali membiarkan calon pelanggan anda membuat anda ciut nyali, lutut bergetar,keringat mengucur dkk. Andalah yang menjual berarti andalah yang harus menguasai situasi dan kondisi (moga tidak hujan ya?)

Kedua, Knowladge Produk

Penguasaan tentang produk sangat penting mungkin jauh lebih penting dari sebatang rokok yang sedang saya isap ini. Sehebat apapun sebuah produk jika kita tidak mengetahui Specifikasi/guna/keunggulannya tidak akan banyak membantu, apalagi produk tersebut belum dikenal dipasaran. Contoh, jika anda menjual produk korek gas  yang bermerk Alam Panrita, anda harus tahu keunggulan produk itu dibanding TOKAI, M2M atau FOX. Tapi belum tentu produk merk Alam Panrita lebih baik di banding TOKAI, M2M, atau FOX bukan? betul! seratus untuk anda: sekali lagi, utarakan keunggulan produk anda kepada calon pelanggan. Jangan kekurangannya toh? misalnya dari segi harga, warna, terasi, eh..garansi dkk. Anda bisa ngomong seperti ini. Korek gas merk Alam Panrita walaupun masih baru, tetapi punya keunggulan loh pak? selain harganya agak murah, pilihan warnanya juga banyak. Belum lagi garansinya pak. Jika saja korek gas ini meledak dan membuat bpk. mutung, kami segenap karyawan dengan sigap akan mengantar Bpk. ketempat peristirahatan terakhirnya. Tidak apa-apa, buatlah calon pelanggan merasa nyaman dengan berbagai macam guyonan. Ingat survey membuktikan 69,8% konsumen membeli barang bukan karena butuh, tetapi merasa tertarik dengan sebuah produk (dan kitalah yang membuat mereka tertarik tentunya)

Ketiga, takut kehilangan

Wah, apalagi nih…kok kayak judul lagu? tenang! maksud saya, buatlah calon pelanggan anda takut kehilangan terhadap produk yang anda tawarkan. Misalnya, anda bisa berkata: penawaran ini khusus untuk hari ini saja lho pak? itupun hanya untuk 5 orang yang beruntung kami kunjungi (otomatis calon pelanggan anda merasa diperhatikan, besar kepala dan benar-benar merasa tidak bisa lagi membeli produk anda dikemudian hari. Mantaff bukan?) anda juga bisa menambahkan sedikit kuis untuk mendapatkan produk yang anda jual. Misalanya, karena produk saya hanya untuk 5 orang, maka saya akan memberikan kuis kepada Bpk. Apa nama lapak di internet yang dipenuhi orang hebat? atau siapa nama orang yang meledakkan tabung gas 5 gram dibelakang rumah pak erte? dst. Jika bpk bisa menjawab dengan benar, bapak hanya dikenakan biaya kirim barang Rp.1000. Tetapi jika Bpk. tidak bisa menjawab, kesempatan untuk mendapatkan produk saya hari ini akan saya berikan kepada orang lain. Hebat bukan? tetapi ingat. Berikanlah pertanyaan sesuai dengan tingkat ekonomi, status sosial, pendidikan atau tentang sebuah isu yang lagi hangat dibicarakan. Jangan memberikan pertanyaan kepada seorang petani yang tinggal didaerah terpencil seperti ini: siapakan siapakah presiden sajak Indonesia yang menjabat samapai saat ini? hehheeee…mungkin sang petani akan menjawab Inul Daratista.

Keempat, Close

artinya seluruh rangkaian acara mulai dari pendahuluan, knowladge produk dan takut kehilangan berjalan dengan mulus luslus…tanpa hambatan alias produk yang anda jual sudah siap berpindah tangan bin laku. Segerahlah jabat tangan pelanggan baru anda dengan antusias sembari berkata: selamat pak! hari ini keberuntungan berpihak kepada anda. Jika perlu, selipkan sedikit kata-kata puitis didalamnya seperti, selamat pak. uang yang ada dalam dompet bpk. sebentar lagi akan berpindah ke kantong saya, seperti mentari yang sebentar lagi berpindah kedalam celana dalamku. Heheheheee…

Kelima, penutup dan penggandaan

Penggandaan? jualan mesin foto copy yah…. Bukan pembaca yang budiman yang InsyaAllah dirahmati Tuhan Yang Maha Kuasa. Maksud saya di sini, gandakanlah kuantity jualan anda. Contohnya anda bisa berkata: selamat pak, karena anda sudah bisa menjawab kuis saya, anda bisa mendapat lebih dari satu item produk yang sangat luar biasa ini. Mau dua, tiga, empat atau lima sekalian pak? 1000 x 5 anda hanya dikenakan ongkos kirim 5000 perak. Ingat, orang yang merasa senang akan melupakan jika reesleting celananya sedang terbuka.

Setelah semuanya selesai, jangan lupa ambillah biodata pelanggan anda sebanyak-banyaknya. Nama, alamat, no.tlp, hari jadi, hobby dll. Ini sangat membantu dikemudian hari jika ada produk lain yang anda akan tawarkan. Jangan lupa, teruslah beri perhatian kepadanya meski anda sedang tidak menawarkan suatu produk. Seperti kirimkan pesan pendek atau kue tar tepat dihari jadinya.

Sumber : http://ekonomi.kompasiana.com/marketing/2011/06/17/5-jurus-jitu-menaklukkan-calon-pelanggan-372046.html



0 Komentar :



Isi Komentar :
Nama :
E-mail :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)